Sabtu, 27 Oktober 2012

Hal yang dilakukan setelah install Fedora

after install fedora 16,17 [ step by step membangun pria dewasa ]
aoo udah lama yes gak nongol dan posh ting di sinih  heheh, berhubung saya menggunakan distro fedora distronya pria dewasa maka saya mao nulis nulis dikit biar kalo lupa bisa di intip di sini  , okeh langsung aja iyes 

rubah repo dulu ke lokal biyar woyo koneksiyen nyo di sini ada dua repo yang deket dan iyes banget koneksyennya di jamin asoymarosoy XD
http://repo.ugm.ac.id/fedora/releases/$releasever/Everything/$basearch/os
http://kambing.ui.ac.id/fedora/releases/$releasever/Everything/$basearch/os
kalo ane sih milih kambing gan supaya biar bisa di kurbanin nanti X))

lanjut

$ su
# cd /etc/yum.repos.d/
# cp fedora.repo fedora.repo.mybackup
# cp fedora-updates.repo fedora-updates.repo.mybackup
# vi fedora.repo
tekan i untuk melakukan modifikasi, kemudian paste bacaan di bawah ni
baseurl=http://kambing.ui.ac.id/fedora/releases/$releasever/Everything/$basearch/os
nah kalo udahan tuh di paste, teken eskip terus :wq lalu teken entar
selanjutnya sub_check_apakah_mbokyum_ada_update_terbaru_atau_tidak();

yum check-update
atau
yum update
2. hak sudo pada user

su
echo “USERKAMU ALL=(ALL) ALL” >> /etc/sudoers

3. plugin mbok Yum

sudo yum install yum-plugin-fastestmirror

4. RPM Fusion [12000RPM]

sudo rpm -ivh http://download1.rpmfusion.org/free/fedora/rpmfusion-free-release-stable.noarch.rpm

sudo rpm -ivh http://download1.rpmfusion.org/nonfree/fedora/rpmfusion-nonfree-release-stable.noarch.rpm

5. Adobe

32-Bit
sudo rpm -ivh http://linuxdownload.adobe.com/adobe-release/adobe-release-i386-1.0-1.noarch.rpm

64-Bit
sudo rpm -ivh http://linuxdownload.adobe.com/adobe-release/adobe-release-x86_64-1.0-1.noarch.rpm

6. Audio , Video, Plugin sound

sudo yum install audacious audacious-plugins-freeworld* vlc gstreamer-plugins-bad gstreamer-plugins-ugly gstreamer-ffmpeg

7. flash

sudo yum install flash-plugin

8. Java JRE

sudo yum install java-1.6.0-openjdk java-1.6.0-openjdk-plugin

8.1 JRE sebagai default

sudo /usr/sbin/alternatives –install /usr/bin/java java /usr/java/default/bin/java 20000

8.2 javapada firefox

32-bit
sudo /usr/sbin/alternatives –install /usr/lib/mozilla/plugins/libjavaplugin.so \ libjavaplugin.so /usr/java/default/lib/i386/libnpjp2.so 20000

64-bit
sudo /usr/sbin/alternatives –install /usr/lib64/mozilla/plugins/libjavaplugin.so \ libjavaplugin.so.x86_64 /usr/java/default/lib/amd64/libnpjp2.so 20000

8.3 open JDK sebagai default

sudo /usr/sbin/alternatives –config java
sudo /usr/sbin/alternatives –config libjavaplugin.so

pilih nomor 2 dan 1

9. gimp

sudo yum install gimp

10. wine && winetricks

sudo yum install wine wget cabextract && wget http://www.kegel.com/wine/winetricks && chmod +x winetricks && sudo mv winetricks /usr/local/bin

11. install VGA Nvdia Gforce GT520M

su -c 'yum install kmod-nvidia'
vga -> fedora vga solved

sumber : http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2012/06/22/after-install-fedora/

Selasa, 23 Oktober 2012

Mengembalikan Grub2 Pada Fedora 17

Mengembalikan Grub2 Pada Fedora 17


Ketika Anda menginstal sistem operasi atau disto lain otomatis Bootloader Fedora akan tertimpa dengan Bootloader sistem operasi atau distro lain. Beberapa distro masih menggunakan Grub versi lama sedangkan Fedora 17 sudah menggunakan terbaru versi 2 sehingga Fedora tidak muncul pada list. Untuk mengembalikan Grub kembali sebenarnya caranya sudah tersedia di Wiki http://fedoraproject.org/wiki/GRUB_2 namun langkah berikut dibuat agak mudah di mengerti
Jalankan LiveCD Fedora 17, kamudian buka terminal dan ketikkan perintah berikut
Lihat di partisi mana Fedora 17 terinstall


1. $ su
 
2. # fdisk -l

Misalnya Fedora terinstall di /dev/sda2 Mount partisi tersebut (terserah di direktori mana yang penting kosong)
 
 
1. # mount /dev/sda2 /media
 
2. # grub2-install --boot-directory=/media/boot /dev/sda

Jika berhasil maka akan muncul pesan Instalastion Successfull, No Error Reported
Restart komputer Anda dan silakan masuk ke Fedora kemudian update kembali Grub-nya dengan perintah berikut
Instal terlebih dahulu OS-Prober, fungsinya agar OS lain terbaca dan manambahkannya pada list grub








# yum install os-prober
 
Kemudian update

# grub2-mkconfig -o /boot/grub2/grub.cfg
Selamat Mencoba :)

Minggu, 12 Agustus 2012

Sistem Partisi Linux

pembagian partisi merupakan hal yang sederhana tapi patut atau perlu diperhatikan sebelum melakukan penginstallan, atau setelah penginstalllan dengan menggunakan aplikasi atau software tambahan untuk mengatur partisi tersebut

kali ini kita akan mengenal partisi yang ada di linux, di linux sendiri dia menggunakan partisi sistem dari ext2, ext3 dan ext4 dimana file system ini jika di windows dia tidak akan dikenali atau tidak kebaca, jadi aman-aman saja bagi pengguna linux yang menyimpan file yang bersifat rahasia.

berikut merupakan cara pengaturan partisi di linux sebelum melakukan penginstallan

sebelummnya kita mengenal dulu sistem direktory yang ada di gnu/linux
Struktur  Direktori GNU/Linux

Struktur direktori GNU/Linux sangat berbeda dengan struktur direktori windows/dos dimana dalam GNU/Linux
tidak akan ditemukan drive a, drive c dan drive lainnya karena GNU/Linux menganut satu direktori utama yaitu
/ dibaca root, perhatikan ada user root, /root (dibaca slash root) hal ini sesuatu yang berbeda

Buka Nautilus (folder system), cari /

/bin
Direktori yang berisi binary files yang dapat dieksekusi oleh users system. Direktori ini menghandle perintah-perintah standar GNU/Linux diantaranya ls, cp, mv dan beberapa lainnya.

/boot
Direktori yang berisikan file-file yang dibutuhkan saat proses booting termasuk didalamnya adalah
kernel image GNU/Linux.

/dev
Direktori yang merepresentasikan/mewakili device hardware. Dalam GNU/Linux everything is files,
semua device hardware komputer berada dibawah direktori ini.

/etc
Direktori yang berisi file-file konfigurasi system. File-file konfigurasi ini dibutuhkan oleh paket-paket lain untuk
menjaga prilaku system.

/home
GNU/Linux merupakan sistem operasi yang mendukung multiuser. Kebijakan keamanannya sangat ketat, olehnya itu direktori  /home merupakan home direktori atau area kerja dari masing-masing user GNU/Linux kecuali user root (super user).

/lib
Merupakan direktori file-file library GNU/Linux yang mendukung binary files baik yang berada didirektori /bin maupun /sbin.

/mnt
Direktori yang disiapkan untuk mounting point device storage.

/media
Direktori memounting/mengaitkan media removable storages seperti harddisk eksternal, floppy disk, cdrom/dvdrom, flashdisk, digital kamera maupun media lainnya.

/opt
Direktori yang berisi optional application software packages. Diharapkan dengan adanya direktori ini manajemen paket aplikasi tambahan dapat dilakukan dengan mudah.

/proc
merupakan direktori yang unik yang dinamis karena direktori ini berisi virtual file system yang menyediakan akses informasi kernel secara realtime.

/root
Home direktori khusus super user (user root). Direktori ini sengaja dipisahkan dari direktori home user biasa di /home untuk menghandle jika partisi /home gagal di mounting maka system secara keseluruhan dapat diselamatkan oleh root. /root dibaca slash root.

/sbin
Direktori ini pada prinsipnya sama dengan direktori /bin yang berisi file-file binary. Namun direktori /sbin ini hanya dapat diakses oleh user root dalam kondisi sistem normal. Users biasa tidak memiliki akses untuk menjalankan binary files di direktori ini

/tmp
Direktori yang berisi temporary files artinya file-file yang sifatnya hanya dibutuhkan sekali saja. Direktori ini dapat diakses oleh semua users sistem.

/usr
Bisa dikatakan sebagai direktori utama dibawah main direktori tempat diletakkannya file-file program aplikasi, dokumentasi, source kernel dan x-window system dari distribusi GNU/Linux yang digunakan.

/var
Direktori tempat menampung file-file log system, spool files dan temporary e-mail files. Direktori ini sangat berguna untuk mengecek jejak kelakuan pengguna dan sistem GNU/Linux.

Perhatikan!

Huruf di GNU/Linux bersifat case sensitive
huruf besar atau kecil dianggap berbeda

Manajemen Partisi GNU/Linux

Penamaan  harddisk SATA
/dev/sda    merujuk ke harddisk pertama
/dev/sdb    merujuk ke harddisk kedua
/dev/sdc    merujuk ke harddisk ketiga
dst...

Penamaan partisi harddisk SATA
Satu harddisk SATA maksimal memiliki 15 partisi mengikuti aturan yang berlaku di harddisk SCSI.
Angka 15 ini adalah angka maksimal jumlah partisi yang dimiliki oleh sebuah device harddisk.

Konsep 3 jenis partisi tetap digunakan untuk memberi penomoran disetiap partisi yang ada.
1. Primary Partitions
Jenis partisi ini maksimal terdiri atas empat partisi yang menempati angka 1, 2, 3 dan 4.
2. Extended Partitions
Jenis partisi ini hanya terdiri satu partisi umumnya menempati angka 2 sampai 4 sesuai nomor akhir dari partisi jenis primary. Misalnya dalam harddisk terdapat dua jenis partisi primary maka extended partition menempati angka 3 tepatnya di /dev/sda3.
3. Logical Partitions
Jenis partisi yang bisa terdiri atas banyak partisi sesuai keinginan penggunanya. Partisi ini menempati angka 5, 6, 7 dan seterunya sesuai banyaknya jumlah partisi logical yang ada.


diatas merupakan contoh partisi yang digunakan di system linux

Kamis, 09 Agustus 2012

Conky

conky merupakan tampilan aplikasi desktop di ubuntu seperti layaknya rainmeter yang ada di windows, aplikasi ini secara otomatis jalan di desktop anda dan menapilkan proses apa saja yang sedang berjalan, tergantung dari pengaturan .conkyrc nya, untuk mengisntallnya ketikkan perintah di terminal

#apt-get install conky
#apt-get install conk-all

kemudian masuk copykan file .conkyrc .lua .conky .startconky di home, karena file dan folder ini ter hidden maka untu melihatnya kita tekan ctrl+h dan untuk mengembalikannya tekan tombol yang sama lagi

untuk filenya bisa di download Disini dan extrack filenya, kemudian copy-pastekan di home folder

untuk membuatnya default secara otomatis startup di desktop maka kita harus menambahkannya ke startup application caranya

 klik icon yang dipojok kanan atas / temapt untuk mematikan komputer, kemudian pilih startup application

kemudia pilih add kemudian isi nanamanya dengan conky

 setelah itu klik browse dan masuk ke sysytem - usr - bin dan cari file conky kemudian ok
kemudian isikan commentnya juga dengan conky, kemudian save
conky akan otomatis muncul saat startup, untuk mengecekya silahkan logout dan masuk kembali untuk memastikan apakah sudah secara otomatis ada atau belum, semoga bermanfaat


Selasa, 31 Juli 2012

Mengatasi Hang Desktop

Pernahkah desktop pc atau laptop anda sering terjadi hang atau freeze dan tidaki bisa di lakukan apa2 kecuali menekan secara paksa tombol power, untuk beberapa kali mungkin tidak apa-apa tapi untuk kelanjutannya dapat menyebabkan dampak yang serius ke hardisk atau motherboard kita nantinya, nah untuk itu kita lebih baik mengunakan cara yang aman dan safety daripada dengan cara secara paksa tersebut
nah untuk caranya sebagi berikut

aplikasi atau programnya disebut Magic SysRq Key
atau tombol SysRq yang ada di keyboard

pertama cek fingsi dari SysRq ketikan diterminal

cat /proc/sys/kernel/sysrq


jika yang muncul angka 1 maka sudah siap digunakan, jika tidak maka kita buat terlabih dahulu filenya

ketikan di terminal cat /proc/sys/kernel/sysrq

kalo udah ketikkan perintah berikut ketika desktop anda mengalami hang atau freeze
tekan tombol Alt + SysRq

lalu rekan "r e i s u b" secara perlahan

r = menempatkan keyboard ke modus baku dan siap digunakan secara default
e = mengirim sinyal untuk menghentikan semua proses yang sedang berjalan
i = mengirim sinyal kill untuk menghentikan semua aplikasi yang sedang berjalan dengan segera
s = flush data dari cache ke disk
u = meremote semua sistem ke file read only
b = reboot komputer

selamat mencoba
kutip dari ubuntubuzz.com

Selasa, 03 Juli 2012

Setting compiz

sebelum melakukan konfigurasi kompis terlebih dahulu kita menginstall paket-paket yang dibuntuhkan

compiz settings :
sudo apt-get install compizconfig-settings-manager
sudo apt-get install compiz-fusion-plugins-extra
sudo apt-get install compiz-plugins-extra

download temanya download
kemudian buka konfigurasi kompiz ketik kompiz dari dash, pilih compiz config setting manager, ok


pilih prefences kemudian pilih import untuk memasukkan profil baru tersebut, tunggu beberapa saat, jika belum ada perubahan restart komputer

EEIT Colaboration

Program Pascasarjana Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM akan menyelenggarakan Diskusi Panel dan Workshop bertajuk EEIT Collaboration 2012, tanggal 3 s.d 4 Juli 2012 di Balai Kartini Jalan Jend. Gatot Subroto Kav. 37 Jakarta. Pendaftaran paling lambat 1 Juli 2012.

A. Diskusi Panel, 3 Juli 2012 Ruang Mawar (GRATIS)
Discussion of The Week : "Collaboration for the Benefit of All"
Sub Tema: "Collaboration as a Strategic Tool to Improve Performance"
Fasilitas :
- Seminar Kit
- Sertifikat
- Makan Siang
- Rehat Kopi

B. Workshop Cloud Computing, 4 Juli 2012 Ruang Cempaka (Terbatas)
Narasumber : Mardhani Riasetiawan, S.E.Ak., M.T., CompTIA Cloud Computing
Biaya :
- Mahasiswa: Rp. 350.000
- Umum: Rp. 500.000

Peserta WAJIB membawa Laptop/Notebook/Netbook sendiri.

Prosedur Pendaftaran Workshop :
1. Pembayaran pendaftaran dapat dilakukan secara transfer.
2. Mentransfer biaya pendaftaran ke No. Rekening 137-00-1181109-4, - Bank Mandiri Cabang Gedung Magister Yogyakarta a.n. UGM-TK-MTI-Lain-lain.
3. Mengirimkan bukti transfer melalui Fax: 0274-547506, Email: cloud@mti.ugm.ac.id Subject: CloudJkt — NamaAnda dan WAJIB melakukan konfirmasi atau mengunggah bukti pembayaran ke formulir registrasi pada point 4.
4. WAJIB mengisi formulir registrasi disini.
5. Biaya pendaftaran yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali kecuali terjadi pembatalan kegiatan ini dari pihak Pascasarjana Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM.

Fasilitas :
- Workshop Kit
- Sertifikat
- USB Flash Disk 4GB
- Makan Siang
- Rehat Kopi

Informasi lebih lanjut di http://mti.ugm.ac.id/baru/?p=1161
 

Linux Copyright © 2011 -- Template created by Predator -- Powered by Aliens